Cerpen 9
Pak Ali pergi ke Pasar Baru naik bus metromini. Ia pergi membeli sepatu baru. Karena ada pajak impor, maka harga sepatu buatan dalam negeri juga ikut naik. Sepatu yang diberi Pak Ali itu harganya seratus ribu rupia
Belajarlah yang giat. Kamu bisa sukses.
Pak Doni sangat rajin. Hampir setiap hari, Pak Doni pergi ke sawah. Petani yang dikenal ramah itu bekerja dengan sepenuh hatinya
Budi merasa lapar. Ia mencari warung.
Gambar-gambar ini tidak bisa dibilang jelek. Namun, harus ditinjau karena tidak sesuai dengan ketentuan.
Kursi itu terlihat sudah tua namun masih layak digunakan. Pak Ali merupakan pemiliknya, beliau sangat rajin melakukan perawatan pada kursinya.
Membuat Jus Jambu Bersama Ibu
Pagi ini, ibu dan aku berencana membuat jus jambu kesukaan kakakku. Tepat hari libur ini, aku meminta ibuku untuk mengajari cara membuatnya.
"Bu, bahan apa saja yang perlu disiapkan sebelum membuat jus jambu?" tanyaku kepada ibu. "Cuma butuh jambu biji, air, es dan sedikit gula saja," kata ibu.
Setelah itu, aku menyiapkan bahan-bahannya di meja makan dan akan memulai membuat jus jambu. Berikut ini cara untuk membuatnya.
Cuci bersih jambu biji 2 buah.
Selanjutnya, potong buah jambu biji berukuran sedang.
Masukkan potongan jambu biji tersebut ke dalam blender.
Kemudian masukkan air 1000 ml beserta gula pasir 2 sendok.
Blender sampai halus, lalu matikan.
Saring jus jambu untuk memisahkan air dengan bijinya.
Masukkan jus jambu ke dalam gelas.
Jus jambu siap diminum.
Pagi itu aku sedang sarapan dengan sangat tenang, tiba-tiba tersendak karena aku melihat jam sekarang pukul 7. Aku menggowes sepedaku. Sialnya gerbang sekolahku sudah ditutup, dan dengan wajah kesal pak satpam berkata kepadaku di balik pintu gerbang.
Satpam: lain kali jangan telatnya
Lalu dibukakannya pintu gerbang ini, tapi aku bersama murid lain dihukum berdiri di lapangan basket hingga jam pertama selesai. Aku melirik pos satpam, tempat di mana laki-laki itu setiap pagi datang dan juga bekerja sampai suatu sore hari tiba.
Namanya Pak Asep, tapi anak-anak s memanggilnya dengan "Mang Oray", aku tak tahu dari siapa orang pertama pencetus panggilan tersebut pada Pak Asep(nama samaran). Dia memang sangat popular di SMA Negeri 2 karena dekat dan ramah dengan murid-murid, khususnya kepada murid laki-laki.
Dulu, Mamang juga pernah sekolah seperti kalian. Tapi, mamang tidak dapat melanjutkannya hingga selesai, karena orang tua mamang yang tidak bisa membiayainya," imbuh dia dengan senyum untuk menutupi.
"Kalian harus bisa memanfaatkan kesempatan mengais ilmu di sini, makanya mamang suka sangat marah pada kalian yang suka terlambat masuk," sambungnya.
Dia kemudian masih melanjutkan ceritanya. Ternyata di dalam rumahnya dia menyediakan perpustakaan mini untuk para tetangganya yang ingin sekolah, tapi terkendala ekonomi keluarga. Aku pun menjadi sangat kagum dengan berbagai perjuangan Pak Asep. Di tengah biaya hidup yang kini makin susah, kulit kian menjadi keriput serta rambut kian memutih, dia masih bisa selalu membantu orang-orang di sekitarnya.
Akupun menjadi tertarik untuk membuat perpustakaan mini dirumah, karena aku senang baca buku. Bagaimana cara membuat perpustakaan mini, pak Asep? Tanyaku penasaran.
Caranya, kalian harus menyiapkan bahan- bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Bahan- bahan itu antara lain rak buku, beragam buku, meja kecil, lampu meja kecil, dan dekorasi sederhana lainnya, "kata pak Asep".
Pertama, tentukan lokasi yang strategis. Kedua, siapkan rak buku. Ketiga, susun buku sesuai kategori. Keempat, letakkan meja kecil atau kursi untuk membaca. Lalu, pastikan adanya pencahayaan yang cukup. Terakhir, tambahkan dekorasi sederhana seperti pot tanaman, lukisan kecil, atau benda lainnya yang dapat menciptakan suasana menyenangkan. Mudah, bukan?" sambung nya.
Aku mencatat apa yang disampaikan pak Asep. Aku mengucapkan terimakasih. Kemudian, aku masuk ke dalam kelas karena bel masuk sudah berbunyi.
Menyimpulkan dari iklan komersial dan komersial. Untuk menyimpulkan iklan komersial dan nonkomersial, fokus pada tujuan utama mereka: iklan komersial bertujuan mencari keuntungan melalui promosi produk/ jasa, sementara iklan nonkomersial bertujuan menyampaikan pesan sosial, meningkatkan kesadaran tanpa mencari untung.
Penugasan. 1.1.Carilah unsur Intrinsik dan Ekstrinsik cerita pendek melalui tayangan vidio dengan tema Sepatu Dahlan.
2. Buatlah cerita pendek kemudian disertakan dengan teks prosedur.
2.1. Ceritakan kembali Sepatu Dahlan menurut bahasa sendiri.
2. Dan simpulkan hasil cerita Sepatu Dahlan.
Kesimpulan. Pembelajaran hari ini dapat kita simpulkan. Cerpen dan teks prosedur secara umum memiliki tujuan yang berbeda. Cerpen bertujuan untuk menghibur, menceritakan suatu kisah atau untuk menyampaikan pesan dengan karakter dan alur cerita.
Adapun teks prosedur untuk memberikan panduan langkah- langkah dalam rangka melakukan suatu tindakan.
M.Darrel.Alfahrizi kls 9C hadir bu lilik
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAssalamualaikum bu,gibran syahdan makbul 9c hadir bu
BalasHapusassalamualaikum ibu,widya ramadhani 9c hadir
BalasHapusassalamualaikum bu, rafa maritza 9c hadir
BalasHapusAssalamualaikum Bu Lilik, Azka aidiel fitrian kls 9C hadir
BalasHapusAssalamu'alaikum bu, Naura aliya karimah kelas 9c hadir
BalasHapusAssalamu'alaikum bu, Alisha Cahya Nirwana 9c hadir
Hapusassalamualaikum azzahra alya nabila 9c hadir bu
BalasHapusassalamualaikum bu lilik, syalfa nesha aulia kelas 9c hadir
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusassalamualaikum bu lilik, saya arsha hartono putri kelas 9c hadir. sudah mencatat dan menyelesaikan tugas yang diberikan
BalasHapusassalamualaikum bu lilik, rafaela faiza sastriawan 9c hadir
BalasHapusassalamualaikum bu lilik, aileen yosara 9c hadir
BalasHapusnadindra al dhani 9c hadir bu
BalasHapusassalamualaikum bu, nadin safa nabila 9c hadir
BalasHapusassalamualaikum buu, keisha sharfina 9c hadirr
BalasHapus